
Novel ini menceritakan tentang perjuangan walikota, agen federal, dan seorang mantan agen yang telah menjadi warga sipil dalam memecahkan kasus surat tebusan yang meminta uang sebanyak $20 juta untuk menghentikan The Digger, orang yang ditenggarai telah membunuh puluhan orang di Metro.
Tapi kasus ini tidak lah mudah karena orang yang mengirim surat ancaman tersebut telah meninggal dalam sebuah kasus tabrak lari. Oleh karena itu Agen Cage dan Agen Lukas memutuskan untuk menemui seorang mantan agen ahli analisis dokumen yang sekarang menjadi warga sipil, Parker Kincaid, untuk membantu mereka menganalisis surat ancaman tersebut. Waktu mereka tidaklah lama karena The Digger akan membunuh pada pukul 4, 8, dan tengah malam.
Berkali-kali mereka mendapatkan petunjuk yang mengarahkan mereka hampir pada sebuah keberhasilan. Tetapi berkali-kalli mereka juga menemui kegagalan dan jalan buntu.
Sementara itu Walikota Washington D.C, Kennedy, juga sangat resah. Dia khawatir karena kejadian ini dia akan didepak dari kursi Walikota, sebelum dia berhasil menjalankan proyeknya untuk mengubah distrik nya ini menjadi lebih baik. Maka dia juga mengusahakan sebuah cara yaitu dengan bernegoisasi dengan The Digger. Tapi tentu saja dalam negoisasi tersebut, media massa haruz mengetahuinya untuk membuat popularitas dan image nya yang jatuh karena peristiwa Metro Shoot dapat terangkat kembali.
Para korban yaitu warga sipil terus berjatuhan, dan agen2 juga menjadi korban dari The Digger. Sementara itu para warga juga mulai menunjukkan kekesalan pada walikota. Dan ahli dokumen kita, Parker Kincaid masih terus mencari bukti sambil mengkhawatirkan anak2nya dirumah, sidang perwaliannya dengan mantan istrinya, dan rasa penasarannya pada agen Margareth Lukas.
Pada akhirnya mereka berhasil mengindentifikasikan tempat penembakan terakhir yaitu di sebuah Mal dimana akan diadakan pesta kembang api tahun baru. Dan tanpa disangka Wallikota Kennedy juga ada disana bersama istrinya untuk menyaksikan kembang api tahun baru tersebut.
Maka mulai lah adu tembak antara The Digger, para agen FBI, dan Walikota. Dan akhirnya mereka berhasil membakar The Digger di Bus yang ada ditempat parkir. Semua bergembira karena The Digger telah mati. Tapi ternyata teror tidak selesai sampai disitu. Ternyata penjahat sebenarnya adalah orang yang menyamar sebagai polisi bernama Len Hardy.
Disaat itulah tebakan Parker benar. Ia lalu segera mengejar penjahat tersebut yang telah melarikan diri. Dan Parker beserta agen Lukas berhasil menangkapnya. Tapi semua belum selesai sampai disitu. Anak2 Parker dalam bahaya, Ternyata The Digger dikirim untuk membunuh Parker, Lukas, dan Cage. Untungnya ada seorang anak yang dendam pada The Digger dan menembak The Digger hingga mati. Parker berusaha mengambil Pistol tersebut dari anak itu dengan cara menukarnya dengan mainan anaknya. Dia yang berniat akan membereskan rumahnya karna mantan istrinya akan datang dengan membawa petugas sosial yang akan memeriksa kelayakan tmpt tinggal Parker untuk anak2nya, malah tertidur dengan anak2nya. Untungnya Agen Cage sudah membereskan rumah Parker dan agen Lukas berpura-pura menjadi kekasih Parker di depan mantan istrinya. Saat itulah terungkap perasaan Parker pada agen Lukas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar